Tips Bisnis Ala Mas yoyok owner warung spesial sambal



Berbisnis ini bisa belajar pada orang-orang yang lebih dulu sukses, ketika pebisnis sukses orang bisa berbicara dari pengalamannya, dan dari situlah saya bisa belajar bisnis bisa belajar dari pengalamannya.

Apa tipsnya dan bagaimana ? berikut ini saya kutip dari sebuah sharing difacebook semoga menjadi ulasan yang bermanfaat, bagi anda yang baru memulai menjadi pengusaha / pebisnis

Berikut simak ulasannya


MENGELOLA & MERAWAT BISNIS SEPERTI ANAK SENDIRI

Hari ini kelas bisnis iibf jogja kedatangan
tamu istimewa..

Ms yoyok owner warung spesial sambal
Merintis berawal dr warung tenda
Sekarang berkembang jadi 76 cabang dg
ribuan karyawan

Filosofi beliau, Owner itu ibarat ibu
Sedangkan perusahaan itu adalah anaknya
Dg filosofi tsb menjadikan apa yg dikerjakan untuk perusahaan didasari dengan rasa cinta
yg besar

Setiap cabang dirawat & dibesarkan ibarat anak sendiri
Jika ada yang merugi tidak ada yang ditutup, tapi dirawat dulu sampe menguntungkan.
Kerahkan semua usaha & doa yang bisa dilakukan agar cabang tsb berhasil.

Bagi ms yoyok, angka-angka dr hasil bisnis itu mutlak Allah yang menentukan.

Fokusnya bukan di target omset/profit/cash,
tapi proses operasional sehari-hari warung ss dijalankan.

Bagaimana hari ini tidak ada konsumen yang komplen
Bagaimana semua konsumen happy
Bagaimana rasa yang disajikan sesuai standar ss

Kereeen..

Semoga jadi ilmu yang bermanfaat bagi peserta kelas bisnis iibf jogja

Semangaat..

Selanjutnya simak juga  Kumpulan Daftar Peluang Bisnis Afiliasi Gratis Terbukti Memberikan hasil dan Cara Kerjanya





Cicipi Kopi dari Pertanian Lereng Gunung Slamet, Kopi Gunungsari, 100% Kopi Bubuk Murni diolah secara tradisional dari biji kopi pilihan untuk menciptakan rasa kopi yang lebih alami pesan sekarang klik disini Kopi bubuk Murni Gunungsari Harga 25ribu Pemesanan Kopi Gunungsari Telp/sms : 0896 7299 7768 WA : 0856 4093 0969

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Bisnis Ala Mas yoyok owner warung spesial sambal

0 komentar:

Post a Comment

loading...