3 Jenis Kredit Berdasarkan Kegunaannya

3 Jenis Kredit Berdasarkan Kegunaannya
3 Jenis Kredit Berdasarkan Kegunaannya

Didalam pengajuan pinjaman, biasanya pihak kredit urakan menanyakan tujuan pinjaman tersebut. Proses ini wajar mengingat pihak kreditur umumnya ingin mengetahui tujuan peminjaman dana sehingga dapat menentukan bunga yang akan dibebankan kepada pihak peminjam atau debitur berdasarkan jenis kreditnya. Lalu, apa saja jenis-jenis kredit jika dilihat berdasarkan kegunaannya? Berikut ini 3 diantaranya :

Pinjaman Investasi
Jenis kredit pertama yang dilihat berdasarkan kegunaannya adalah pinjaman investasi. Seperti namanya, pinjaman investasi ditujukan untuk para investor atau calon investor yang ingin berinvestasi dengan menggunakan dana pinjaman tersebut. Biasanya, tenor pinjaman investasi cukup lama mengingat investasi merupakan kegiatan produktif yang membutuhkan waktu tidak sebentar dalam proses perolehan keuntungan atau returnnya. Beberapa contoh pinjaman investasi antara lain seperti pinjaman untuk investasi perkebunan kelapa sawit hingga pinjaman untuk investasi di sektor keuangan.

Pinjaman Modal Usaha
Jenis pinjaman berikutnya yang biasa diajukan oleh pihak debitur yakni berupa pinjaman modal usaha. Pinjaman yang satu ini tergolong sangat sering diajukan mengingat banyaknya orang yang membutuhkan pinjaman modal usaha untuk memulai atau mengembangkan usaha yang tengah dijalankannya. Jenis kredit yang satu ini tergolong sebagai kredit produktif karena menghasilkan keuntungan dari pinjaman yang diajukan. Biasanya, pihak kreditur akan melakukan survey terlebih dahulu mengenai usaha yang akan dijalankan oleh pihak debitur sambil mencari tahu seberapa potensial kah usaha tersebut untuk berkembang dan melunasi pinjaman yang diajukannya.

Pinjaman Konsumtif 
Jika kedua jenis pinjaman yang telah diuraikan diatas bersifat produktif, jenis pinjaman yang satu ini justru berkebalikan karena bertujuan untuk keperluan konsumsi saja. Ya, pinjaman konsumtif memang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi debitur seperti membeli rumah atau kendaraan bermotor. Kredit jenis ini sangat laris karena tingginya konsumsi masyarakat dan banyaknya masyarakat yang butuh uang untuk memenuhi kebutuhan konsumtifnya.

Beragam jenis pinjaman berdasarkan tujuannya sangat berguna bagi pihak kreditur maupun debitur dalam proses pengajuan pinjaman. Dengan mengetahui jenis pinjaman yang diinginkan, maka pihak kreditur dapat mengukur seberapa penting kredit diberikan. Selain itu, pihak kreditur juga dapat menentukan berapakah bunga yang cocok berdasarkan jenis pinjaman yang diajukan.

Advertisement