logo blog

Sering Tidak Disadari, Gejala-Gejala Kanker Lambung Berikut ini Mengancam Hidup Seseorang

Sering Tidak Disadari, Gejala-Gejala Kanker Lambung Berikut ini Mengancam Hidup Seseorang




gejala-gejala-kanker-lambung

Kanker lambung merupakan kanker yang cukup sulit dideteksi pada stadium awal, sebab gejala-gejala kanker lambung tidak terlalu tampak. Karena itulah penderita tidak menyadarinya. Biasanya, penderita baru sadar ada sesuatu yang aneh pada dirinya ketika sudah berada di stadium dua dan tiga. Sehingga, penanganan pun kurang maksimal.
Maka dari itu, Anda harus mengetahui gejala-gejala kanker lambung berikut ini. Apalagi, bagi Anda yang berusia lanjut, yaitu 50 tahun ke atas. Pada usia tersebut kanker tersebut lebih sering menyerang.

Gejala Stadium Awal atau Pertama Kanker Lambung

Gejala awal benar-benar tidak tampak. Soalnya, gejalanya hampir mirip seperti gejala masuk angin atau maag. Gejala tersebut seperti perut bagian atas dan sedikit ke bawah tulang dada terasa kembung setiap makan. Selain itu, berat badan semakin menurun, dan kesulitan untuk mencerna, seperti asam lambung mulai tinggi, dan sering bersendawa.

Gejala Stadium Kedua Kanker Lambung

Kebanyakan penderita akan menyadari bahwa ada masalah dalam lambungnya pada stadium kedua. Gejalanya adalah terjadi pendarahan, dapat dari muntah darah.Karena tubuh mengeluarkan banyak darah, terjadilah kekurangan darah yaitu anemia. Yang akan berakibat pada tubuh penderita lebih cepat lelah, pucat, dan susah bernapas.
Gejala selanjutnya adalah bekuan darah. Ditandai dengan penderita kanker lambung yang merasakan nyeri serta bengkak pada bagian kaki. Serta penderita akan semakin sulit bernapas dan dada terasa nyeri. Hal tersebut diakibatkan oleh bekuan darah. Sehingga perlu sekali ditangani oleh dokter.
Pada stadium kedua ini, penderita akan lebih sulit menelan serta nyeri dan rasa sakit tak terkira pada bagian bawah tulang dada atau di bagian atas perut.

Gejala Stadium Tiga Kanker Lambung

Gejala stadium ketiga ditandai dengan perut penderita yang membengkak. Itu diakibatkan oleh akumulasi dari cairan dan sel-sel kanker yang sangat berbahaya. Jika diperiksa oleh dokter, akan terdapat benjolan pada perut. Pada stadium ketiga, penderita benar-benar kehilangan nafsu makan dan berat badannya semakin turun drastis.
Memang gejala-gejala kanker lambung tersebut hampir mirip dengan maag, maupun penyakit lambung seperti terkena virus hepatitis, karena itulah penderita kadang tidak menyadarinya. Karena itulah, memeriksakan diri setiap tiga bulan sekali ke dokter merupakan cara pencegahan yang baik. Demikian, semoga artikel ini bermanfaat.



BACA JUGA


Share this:

No comments